Guru memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Guru merupakan pendidik, pengajar, dan fasilitator bagi siswa dalam melakukan proses belajar. Salah satu tugas guru adalah menyusun rencana mengajar, dan menentukan strategi dan metode yang akan digunakan dalam proses kegiatan belajar dan mengajar. Dalam proses kegiatan belajar dan mengajar, strategi dan metode sangat berpengaruh untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pada tulisan kali ini akan membahas tentang mind mapping. Apa itu mind mapping? Mari kita bahas lebih lanjut.

Mind mapping adalah cara mencatat yang efektif dan kreatif, juga menyimpan dan mengeluarkan informasi dalam otak (Buzan, 2005:4). Mind mapping lebih merangsang secara visual daripada metode pencatatan lain karena di dalamnya terdapat garis lengkung, tulisan, simbol dan gambar. Menurut Tony Buzan (2005), mind mapping berfungsi untuk memberi pandangan yang holistik pada pokok permasalahan; merencanakan rute dan mengetahui dimana kita berada dan kemana kita akan pergi; mengumpulkan data dalam jumlah yang besar di satu tempat; mendorong pemecahan masalah dengan berbagai terobosan kreatif; tidak membosankan dan mudah dipahami. Ada 7 langkah dalam membuat mind mapping menurut Tony Buzan, yaitu:

  1. Mulai dari sisi tengah kertas kosong yang berbentuk persegi panjang dan diletakkan secara horizontal. Mengapa dari tengah? Agar memberi kebebasan pada otak untuk menyebar ke segala arah.
  2. Gunakan gambar atau foto untuk ide sentral. Mengapa gambar atau foto? Karena sebuah gambar memiliki banyak makna, sehingga dapat membantu berimajinasi dalam membuat mind mapping. Selain itu, gambar atau foto juga akan membantu kita untuk berkonsentrasi dan fokus terhadap apa yang sedang kita pahami.
  3. Menggunakan warna yang menarik. Karena warna dapat membuat mind mapping menjadi lebih hidup juga menambah energi pada pemikiran yang kreatif dan menyenangkan.
  4. Buatlah cabang-cabang yang berpusat pada gambar utama yang berkaitan dengan apa yang sedang kita dapat dan kita pahami. Otak senang mengaitkan dua, tiga, atau empat hal sekaligus. Bila kita menghubungkan cabang-cabang, maka kita akan mudah mengingat dan mengerti.
  5. Buatlah garis yang melengkung agar tidak membosankan.
  6. Gunakan poin-poin penting atau satu kata kunci untuk setiap garis agar dapat memberi banyak daya dan fleksibilitas kepada mind mapping.
  7. Gunakan gambar dalam membuat mind mapping. Karena gambar memiliki seribu makna. Bila dalam mind mapping kita memiliki 10 gambar, maka kita memiliki 10.000 kata catatan.

Berdasarkan pembahasan singkat di atas, mind mapping merupakan catatan dalam satu kertas yang memberikan banyak informasi. Karena bentuknya menarik, yaitu berisi gambar, tulisan dan warna, mind mapping juga bisa membantu siswa dalam memahami pelajaran yang diberikan oleh guru dalam kegiatan belajar dan mengajar.

Daftar Rujukan:

Buzan, Tony. 2005. Buku Pintar Mind mapping. Jakarta: Gramedia Pustaka.

https://rajapresentasi.com/

https://www.presentasi.net/

Copyright © 2019 Pusat Belajar Guru Kudus